Ketika Cinta Harus Memilih
Survey membuktikan: 65% orang (di) Amerika lebih memilih untuk menghabiskan waktu mereka bersama komputer dibanding bersama pasangannya.
Tanya kenapa?
My computer…
- is stable and reliable.
- is always willing to try new things.
- gives back exponentially more than what I put into it.
- always has something new and interesting to share.
- doesn’t mind if I want to work or play.
- doesn’t mind if I’m watching porn.
- never complains if I ignore it for a week.
- doesn’t have parents.
- doesn’t play mind games.
- doesn’t gossip and spread all my personal information around.
- can’t take half my money when I get rid of it.
- doesn’t eat all the chocolate in the house.
- has never driven me to the bottle.
Lucu atau menyedihkan?
Saya rasa ironi ini juga terjadi pada sebagian kita. Saya sendiri lebih banyak berinteraksi dengan komputer ini dibanding dengan ayah saya. Dan beliau adalah satu-satunya anggota keluarga yang tinggal dengan saya. Dulu saya sempat merasa bersalah, tapi lama kelamaan rasa bersalah itu hilang. Alah bisa karena biasa. Nasi telah menjadi bubur. Saya kangen makan bubur ketan hitam. Burung kakaktua hinggap di jendela. Dan lain-lain.
Blah.
Saya jadi berpikir: Mengapa orang menikah? Mengapa orang harus menikah dengan manusia jika lebih bahagia hidup bersama benda mati?
Apakah cinta itu?
Menurut saya, cinta itu suatu kontinuitas untuk membahagiakan orang lain, bukan diri sendiri. Jadi orang yang ingin dibahagiakan oleh orang lain adalah orang yang ingin dicintai dan bukan mencintai. Kenyataan ini menghujam kepala saya yang sedang senut-senut.
Hati saya mengalami defisiensi cinta.
Ampuni saya, Ayah. Ampuni saya, Tuhan.




he he he… love is nothing. to be loved is something. love each other is everything!
hhhmmm menurut saya seh masuk akal cozz pasangan lebih sering rewel dari kompiee.. tp kalo ditanya kompie or ttm yaaa gw pilih ttm laaaaaa
cinta itu rumit
jadi harus diungkapin
biar ga jadi penyakit
Defisiensi bukan berarti hilang kan ?
Cinta itu indah.
Menikah apalagi, uenaak tenan.
Orang yang memikirkan arti cinta = GAY!!
Yang bertahan itu Uang, Jabatan, Sex!
Ga percaya? tanya aja ama yg uda nikah dan aa Gym
Cinta = 3 Bulan euphoria selanjutnya tamparan kenyataan pahit bertubi2 seumur idup
Ga percaya? tanya aja ama yg uda nikah dan aa Gym
Maap agak keras tapi coba renungkan, omongan saya 99% benar