Antara Purwokerto Dan Puerto Rico
Menurut “World City Reviews”, Indonesia adalah bangsa yang sosial, kurang punya rasa ingin tahu, dan kita juga bangsa yang paling ter-organisir di seluruh dunia! Selain itu, kita dianggap bangsa yang terbuka, suka menolong, pandai, artistik, tenang dan rapih.
Wah. Masak sih? Mungkin saja. Kita adalah bangsa yang baik dan mulia, pada dasarnya
Sayangnya, menurut hasil test, orang seperti saya lebih banyak dijumpai di Brazil, Slovenia, Argentina, Israel, Portugal, Romania, Kroasia, Austria, Denmark, Jerman, Finlandia, Puerto Rico, Perancis, Italia, Belgia, dan Filipina. Jadi… meskipun Purwokerto lebih dekat di mata, tapi ternyata Puerto Rico lebih “mirip” di jiwa. Makanya saya ditakdirkan lahir, dibesarkan dan tinggal di Indonesia
Lebih jauh lagi, saya ternyata agak tertutup, pemurung, teratur, agak egosentris, tetapi “lumayan” pandai. Masih untung saya tergolong “lumayan pandai”, daripada masuk golongan pandir?! Jadi nggak apa-apa deh kalau saya “dituduh” egosentris. Justru egoisme itulah yang membedakan saya dengan malaikat ataupun nabi… Masalahnya saya “malas” punya sayap dan harus selalu berjubah panjang



