The Daily Mirror

Yet another blog that thinks it’s a newspaper.

Tegar Airsuling from England

Coba telusuri sejarah keluarga anda, sampai ke tahun 1066. Siapa tahu anda masih punya moyang yang berasal dari Inggris. Tepatnya yang bernama Edgar Aetheling. Pasalnya:

“An international quest is being launched for historical heirs to the throne of England.”

… seperti yang diberitakan oleh Reuters 3 hari yang lalu.

Sayang sekali ayah saya sudah sangat tua dan pikun. Mengingat tanggal lahir ibunya saja beliau sudah tidak mampu. Meskipun saya amat sangat yakin bahwa saya tidak punya keturunan bangsawan/bangsawati, kere-wan/kere-wati Inggris, apalagi kecap/kunci Inggris. Tapi hidup ini kadang penuh kejutan, toh? :) “Hidup ini bagaikan sekotak permen coklat.” (atau pisang molen?)

Siapa tahu, kan…

Mungkinkah Edgar Aetheling itu bermigrasi ke Tanah Jawa dan selanjutnya dikenal sebagai Mas Eling? Atau mungkin beliau migrasi ke Pasundan dan jika dirunut adalah leluhur dari Rossa, dan Rossa akhirnya mengingat sang leluhur melalui lagu “Tegar”? Tegar Airsuling mungkin lengkapnya.

Siapa tahu, kan…

Haha. Obat gila garing saya mana ya? :roll:

January 13, 2007 Posted by Gabrielle | Internasional | | 1 Comment

Katesiape? Katelu!

Sekedar penasaran: Adakah orang lain yang sering menilik horoskop Jawa detik.com selain saya? Ini ramalan untuk saya, yang menurut halaman tersebut, ber-”bintang” Katelu, untuk hari ini:

Maprabasapta: 4 (Sumur Sinaba)
Umum: Tidak ada salahnya mengajukan diri sebagai pemimpin dan bukan saja hanya sebagai pengikut. Ambil inisiatif untuk mengambil langkah konkrit.
Keuangan: Ubah rencana anggaran yang sesuai dengan pengeluaran. Beberapa kebutuhan mendadak nampaknya memang agak sulit untuk dihindari.
Kesehatan: Hindari aktivitas yang terlalu tinggi yang bisa membuat kondisi badan menurun. Sebaiknya seimbangkan aktivitas dengan kemampuan.
Asmara: Tidak perlu saling menyalahkan satu sama lain. Sebisa mungkin cobalah membicarakan segala permasalahan yang ada dengan kepala dingin.

Bandingkan dengan ramalan untuk saya yang juga berbintang Virgo:

Peruntungan: Masalah utama datang dari rekan sekerja Anda. Waspadailah, dia punya niat mengacau dan menjegal segala langkah ke depan Anda.
Karir: Jangan ragu bersikap tegas kepada siapa saja terutama kepada orang-orang yang berani mempermainkan Anda dalam bidang pekerjaan.
Kesehatan: Meski hati panas,usahakan pikiran tetap dingin. Jangan sampai kondisi psikologis mempengaruhi kesehatan fisik. Tetaplah tenang.
Keuangan: Hindari segala bentuk spekulasi, kerjakan hal yang sudah pasti. Hasilnya akan cukup lumayan untuk bisa memenuhi kebutuhan Anda.
Asmara: Semua masalah yang saat ini sedang melanda hubungan Anda berdua pasti ada ujungnya. Bersabarlah dan tetap tawakal, percaya pada Tuhan.

Kesimpulannya: Hari ini saya tidak boleh boros dan harus mampu menahan emosi jiwa.

Tetapi, bukankah itu yang harus saya lakukan setiap hari, dan bukan hari ini saja? Bukankah itu yang harus dilakukan oleh semua orang, dan bukan saya seorang atau pun sekelompok Virgo?

Masalah asmara? Biar itu menjadi ramalan dan masalah orang lain, karena saya tidak punya masalah dengan asmara. Berbahagialah saya yang tidak punya pasangan hidup atau mati. Merdeka!

January 13, 2007 Posted by Gabrielle | Campur Sari, East Meets West | | 3 Comments

Bukan Cacat Bawaan

Setahu saya, dalam bahasa Indonesia ada dua makna kata “lucu”: (1) Menggemaskan (2) Aneh. Setahu saya, kebanyakan orangtua akan bangga ketika buah hatinya dipuji “lucu”, tentunya dengan maksud memuji. Anak yang fotonya saya pajang di posting ini, menurut saya jauh dari “lucu”, dan mungkin dia lebih kelihatan “lucu” dalam arti positif, tanpa gigi “Bobo”-nya. Jika anda berminat untuk “memperlucu” anak anda seperti anak ini, silahkan beli di sini. Saya pernah melihat produk semacam ini di salah satu outlet Ace Hardware di Jakarta.

Atau mungkin anda bercita-cita punya anak yang nanti kalau sudah besar akan menjadi sekaya Donald Trump? Anda bisa memulainya dengan membelikan si kecil rambut palsu Paman Donald.

Saya cenderung melihat perilaku orangtua yang menghamburkan uangnya untuk barang-barang “lucu” ini sebagai orangtua yang sakit jiwa :) Bagi anak-anak ini, apalagi jika mereka masih balita, mereka tidak akan perduli apa yang orangtua mereka belikan dan kenakan pada “mahkota” mereka sekalipun. Namun betapa teganya orangtua yang mendandani anaknya dengan cara seperti ini…

Betapa beruntungnya saya. Waktu saya kecil, produk-produk ini belum ada. Meskipun jika pada saat itu ada, betapa beruntungnya saya karena orangtua saya pasti tidak akan “menyayangi” saya dengan cara seperti ini. Wong untuk makan saja pas-pasan :) Read more »

January 13, 2007 Posted by Gabrielle | Etalase | | 2 Comments